Blitar, (pawartajatim.com) – Baru sepekan terjadi kecelakaan yang melibatkan pelajar sekolah, kini terulang lagi. Akibatnya, tiga siswa SMA harus dilarikan ke ruang UGD RSUD Ngudi Waluyo, Wlingi menjalani perawatan intensif akibat tabrakan motor.
Mereka masing-masing adalah “L” warga Bence, Garum dan M.RK warga Gunojoyo, Kel Gedoq, Kec. Sanan Wetan, Kota Blitar. ‘’Ketiga korban mengalami luka-luka. Tapi untung masih bisa diselamatkan,’’ kata seorang saksi yang berusaha memberikan pertolongan.
Kecelakaan ini terjadi di Jl. Raya Bence, Kel/Kec Garum, Kabupaten Blitar, Jawa Timur/Jatim Senin (14/9) pukul 06.45 WIB. Tepatnya sebelah timur kampus SMANEGA. Pagi itu, arus jalan provinsi ini terlihat ramai.
Banyak kendaraan roda 2 maupun 4 melintas. Maklum, jam berangkat sekolah dan masuk kerja. Tiba-tiba terdengar suara benturan keras akibat kecelakaan. Spontan, warga sekitar berhamburan keluar berusaha memberikan pertolongan.
“Semua korban jatuh tergeletak di jalan. Mereka merintih kesakitan akibat luka-luka,” ujar warga setelah mengevakuasi ketiga korban ke tempat yang lebih aman. Beberapa menit kemudian, petugas Unit Laka Satlantas Polres Blitar datang ke lokasi setelah mendapatkan laporan.
Petugas segera melarikan ketiga korban ke RSUD Ngudi Waluyo untuk mendapatkan pertolongan. Selain itu, petugas juga mengamankan kendaraan korban yang ringsek akibat benturan. Sejenak petugas melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian.
Kasatlantas AKP Galih Yasir Mubaroq S.T.K, S.I.K, M.H., menjelaskan kronologis kejadian ini berawal dari motor yang dikendarai “L” dari arah Selatan menuju ke Utara Jl. Raya umum. Belum sampai tujuan, tiba-tiba melaju kendaraan yang ditumpangi M.RK dari arah Timur menuju Barat.
Sehingga terjadi tabrakan. “Kesimpulan sementara pengendara motor dari arah Selatan ini yang kurang hati-hati saat menyebrang jalan. Ceroboh,” kata perwira tiga balok di pundak ini. (khoi)











