Surabaya, (pawartajatim.com) – Sebanyak 586 lulusan program sarjana (S1) dikukuhkan Rektor Telkom University, Prof. Dr. Suyanto, S.T., M.Sc.pada Wisuda Telkom University Kampus Surabaya. Wisuda menjadi penanda berakhirnya perjalanan akademik sekaligus awal bagi para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu, pengalaman dan kompetensi yang telah diperoleh untuk mengabdikan diri pada masyarakat.
Prof. Suyanto mengingatkan, keberhasilan tidak hanya diukur dari pencapaian akademik, tetapi juga dari kontribusi nyata bagi masyarakat. Sebanyak 586 wisudawan berasal dari 11 program studi, meliputi Bisnis Digital, Informatika, Rekayasa Perangkat Lunak, Sains Data, Sistem Informasi, Teknik Elektro, Teknik Industri, Teknik Komputer, Teknik Logistik, Teknik Telekomunikasi dan Teknologi Informasi.
Dari jumlah tersebut, enam lulusan meraih predikat Summa Cum Laude dan 101 lulusan memperoleh predikat Cum Laude. Selain prestasi akademik, kampus juga memberikan penghargaan kepada lima lulusan berprestasi dibidang kemahasiswaan, inovasi, dan kewirausahaan.
Yaitu, Nur Azizah Rosidah, Muhammad Falah Alfath, Cisa Valentino Cahya Ramadhani, Daniswara Hidayatullah, dan Zenkey Soma Mahendra. Melalui pembacaan Janji Lulusan, para wisudawan diharapkan senantiasa menjunjung integritas, profesionalisme, kolaborasi, dan semangat memberikan manfaat bagi sesama.

Prof. Suyanto menambahkan, arah pengembangan Telkom University menuju National Excellence Entrepreneurial University berbasis Safe AI pada 2028. Safe AI mengacu pada prinsip Secure/Sustainable, Accurate, Fair/Fast, dan Explainable Artificial Intelligence.
‘’Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya universitas dalam merespons perkembangan kecerdasan artifisial (AI) serta mendorong pemanfaatan teknologi yang aman, bertanggung jawab, dan memberikan manfaat nyata,” kata Prof Suyanto, di Surabaya Senin (26/10).
Pengembangan Safe-AI tersebut juga selaras dengan nilai-nilai yang dijunjung Telkom University, yaitu harmony in holistic life, excellence in empathic ethics, dan integrity in interdependence.
Ia berpesan agar para lulusan senantiasa memperluas sudut pandang, bersikap rendah hati, serta menyeimbangkan empati dan profesionalisme. Jangan lupakan tiga pesan saya untuk meluaskan sudut pandang, jangan merasa paling benar, paling pintar, paling hebat. Ingat untuk selalu sabar mendengar, sebentar komentar.
”Harmonikan empati dan profesionalisme serta berikan pencerahan bagi umat manusia,” ungkap Prof. Suyanto. Pada kesempatan yang sama, Telkom University Kampus Surabaya menyampaikan laporan pengelolaan Endowment Fund.
Hingga September 2026, dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp 58,6 miliar, dengan penyaluran manfaat lebih dari Rp 3 miliar kepada hampir 5.000 penerima. Dana tersebut juga telah mendukung 64 jenis beasiswa bagi penerima di lingkungan Telkom University maupun pihak eksternal.
Capaian tersebut mencerminkan komitmen untuk memperluas akses pendidikan dan menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi generasi mendatang. Prosesi wisuda ini menjadi awal perjalanan baru bagi 586 lulusan Telkom University Kampus Surabaya untuk terus belajar, berinovasi, dan berkontribusi bagi masyarakat. (har)











