
Denpasar, (pawartajatim.com) – Keberhasilan Bina Vokalia Bali meraih juara I kategori Children’s Choir A-1 dalam ajang The 8th Tokyo International Choir Competition di Tokyo, Jepang mendapat acungan jempol. Karena itu, Demikian siaran pers yang diperoleh BIG.com pada Kamis (24/9/2026). Karena itu, Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi Bina Vokalia Bali di ruang tamu Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Rabu (23/9/2026) pagi.
Pelatih Bina Vokalia Bali, Putri Faradini Baihaqi, menyampaikan bahwa kompetisi internasional tersebut dilangsungkan pada 24 hingga 26 Juli 2026 di Dai-ichi Seimei Hall, Tokyo, Jepang.
Bina Vokalia Bali tampil mewakili Indonesia dengan melibatkan 37 penyanyi muda asal Bali berusia 4 tahun hingga 13 tahun. Dalam kompetisi tersebut, Bina Vokalia Bali berhasil meraih juara I kategori Children’s Choir A-1.
Selain itu, kelompok paduan suara anak-anak tersebut terpilih sebagai salah satu finalis pada babak Grand Prix, bersaing dengan kelompok paduan suara dari berbagai negara. Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas prestasi yang diraih Bina Vokalia Bali.
Menurut dia, keberhasilan tersebut merupakan kebanggaan bagi Bali, sekaligus Indonesia, karena generasi muda Bali mampu menunjukkan kemampuan dan bakat seni mereka di panggung internasional.
“Prestasi ini membanggakan karena mengharumkan nama Bali dan Indonesia di tingkat internasional,” kata Koster, didampingi Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Ida Bagus Alit Suryana.
Keberhasilan Bina Vokalia Bali menjadi salah satu bukti potensi generasi muda Bali dalam bidang seni, khususnya seni vokal. Pengalaman mengikuti kompetisi internasional tersebut juga membuka kesempatan bagi para penyanyi muda untuk mengembangkan kemampuan, memperluas pengalaman, dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia, ke masyarakat dunia.
Prestasi tersebut diharap menjadi motivasi bagi anak-anak dan generasi muda Bali lainnya untuk terus mengembangkan bakat, meningkatkan kemampuan, serta berani berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional.
Pembinaan seni sejak usia dini juga menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi muda yang berprestasi, sekaligus memiliki kecintaan terhadap seni dan budaya. (yad)










