Denpasar, (pawartajatim.com) – Tongkat pimpinan berganti. Momentum pergantian kepemimpinan dan penghormatan atas pengabdian pejabat lama dan penyambutan pemimpin baru untuk melanjutkan tugas serta pengabdian kepada bangsa dan negara dilaksanakan Rabu (21/10/2026) di Aula Supardi Makodam IX/Udayana.
Saat itu Kodam IX/Udayana menggelar acara lepas-sambut Pangdam IX/Udayana dari Mayjen TNI Piek Budyakto ke Mayjen TNI Made Putra Widiastawa. Pasca-lepas sambut, kegiatan dilanjutkan dengan tradisi pelepasan Mayjen TNI Piek Budyakto bersama Indah Piek Budyakto.
Suasana khidmat dan penuh kehangatan mewarnai prosesi tersebut. Acara diawali dengan penjemputan Mayjen TNI Piek Budyakto, oleh penari Hanoman, dilanjutkan dengan melewati barisan pedang pora, menerima penghormatan jajar dan penghormatan dari pos jaga, hingga menuju kendaraan untuk meninggalkan Makodam IX/Udayana.
Momentum lepas-sambut ini tak hanya menandai pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi wujud penghormatan atas pengabdian yang diberikan Mayjen Piek Buyakto, sekaligus penguatan komitmen untuk meneruskan estafet kepemimpinan. Dengan semangat kebersamaan dan sinergi bersama seluruh komponen masyarakat, Kodam IX/Udayana terus bertekad menjaga stabilitas wilayah dan memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Dalam acara lepas-sambut, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Made Putra Widiastawa, mengungkapkan, keberhasilan tugas tidak terlepas dari dukungan, loyalitas, dan kerja sama yang solid dari seluruh prajurit dan pegawai negeri sipil (PNS) TNI AD. Karena itu profesionalisme, disiplin, soliditas, dan semangat pengabdian harus terus diperkuat dengan melaksanakan setiap tugas secara bertanggung jawab, tulus, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara.
Pangdam menekankan pentingnya memperkuat sinergi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta media. Melalui komunikasi dan kolaborasi yang berkesinambungan, Kodam IX/Udayana berkomitmen terus berkontribusi untuk menjaga stabilitas keamanan, mendukung pembangunan daerah, serta memperkokoh persatuan dan kerukunan masyarakat di wilayah Bali. Pangdam menegaskan, nilai-nilai filosofi Tri Hita Karana (THK) yang mengajarkan keseimbangan hubungan antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam lingkungan, merupakan landasan penting dalam membangun kehidupan yang harmonis dan damai.
Nilai-nilai luhur tersebut diharap semakin mempererat persaudaraan, memperkuat kebersamaan, serta menjadi semangat bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah Bali. Putra Widiastawa juga menyampaikan ucapan selamat jalan ke Mayjen TNI Piek Budyakto beserta keluarga, disertai apresiasi dan terima kasih atas dedikasi serta kontribusi selama memimpin Kodam IX/Udayana.
Dia mengajak seluruh keluarga besar Kodam IX/Udayana untuk terus menjaga kekompakan dan melangkah ke depan dengan satu tekad dan satu tujuan. Yakni, memberikan pengabdian terbaik kepada TNI AD, bangsa, dan negara.
Sedangkan Mayjen TNI Piek Budyakto, menyampaikan terima kasih kepada seluruh prajurit, PNS TNI AD, keluarga besar Kodam IX/Udayana, pemerintah daerah, Polda Bali, serta seluruh komponen bangsa atas dukungan dan kerja sama selama dia mengemban amanah sebagai Pangdam IX/Udayana. Menurut Piek, kebersamaan dan dukungan tersebut menjadi faktor penting dalam menciptakan suasana kerja yang kondusif sehingga pelaksanaan tugas dan tanggung jawab dapat berjalan dengan baik.
Piek Budyakto, mengungkapkan kesan mendalam selama bertugas di Bali, terutama atas kuatnya ikatan kekeluargaan, soliditas, dan semangat kebersamaan yang terbangun di lingkungan Kodam IX/Udayana. Dia menyampaikan permohonan maaf apabila selama berinteraksi dan bertugas terdapat kekhilafan, sekaligus memohon doa dan restu untuk melanjutkan pengabdian di Kodam V/Brawijaya.
Dia berharap tali silaturahmi dan semangat kebersamaan yang telah terjalin tetap terjaga meskipun ke depan bertugas di satuan dan wilayah yang berbeda. Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menyampaikan bahwa acara lepas-sambut Pangdam IX/Udayana merupakan momentum penting dalam kesinambungan kepemimpinan dan pengabdian di lingkungan TNI AD, khususnya Kodam IX/Udayana.
Menurut dia, pergantian kepemimpinan bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari dinamika organisasi untuk menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas, meningkatkan profesionalisme prajurit, serta memperkuat komitmen dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Amrizal Nasution, menegaskan dibawah kepemimpinan Mayjen TNI Made Putra Widiastawa, Kodam IX/Udayana akan terus berkomitmen melanjutkan program dan pengabdian yang telah berjalan, sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas sesuai tantangan ke depan.
Dengan berlandaskan semangat kebersamaan, disiplin, dan sinergi bersama seluruh elemen bangsa, Kodam IX/Udayana diharapkan semakin solid dalam menjalankan tugas serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (yad)











