Ketika Doa Menjadi Kado yang Sangat Diharapkan Keluarga

Oleh: Joko Sudarmawan (Senior Manager Bisnis Ritel Regional II Pos Jakarta 10004)

Setelah membaca tulisan Dr Aqua Dwipayana yang berjudul ‘Mengharukan, Banyak yang Menawarkan Bantuan untuk Pernikahan Ero dan Dhea’, saya tergelitik untuk merespon. Isinya menarik, menggugah hati, dan banyak pelajaran berharga.

Jumat (21/8/2026) alhamdulillah merupakan hari yang membahagiakan kami sekeluarga. Kami merasa mendapatkan ruang tersendiri bagi motivator kawakan itu dan keluarga, karena  mendapatkan undangan untuk menghadiri pernikahan putra bungsu Dr Aqua Dwipayana dan Bu Retno Setiasih.

Yakni, Mas Savero Karamiveta Dwipayana bin Aqua Dwipayana (Ero) dan Mbak Dhea Julia Raina Nabila Mangun binti Erwin Ibrahim Mangun (Dhea). Ingatan langsung kembali ke tahun 2014 tatkala pertama kali kami sekeluarga: saya, Erna Susanti istri saya, Erika Kartika Fitrianasari (Chacha) anak sulung saya, dan anak bungsu saya Muhammad Ricko Nugroho (Ricko) bisa jumpa darat dengan Dr Aqua Dwipayana beserta Bu Retno Setiasih dan Mas Ero di Kota Bogor.

Waktu itu bersamaan dengan proses penerimaan Mahasiswa Baru Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk anak sulung saya Chacha. Semenjak itu Alhamdulillah kami menjalin komunikasi dengan hangat dan layaknya sahabat yang luar biasa. Bahkan seperti saudara.

Di setiap kota yang kami singgahi, tidak pernah sekalipun entah Dr Aqua Dwipayana atau Mas Ero mampir ke tempat tinggal kami, mulai ketika di Tasikmalaya, Cirebon, Denpasar  dan tentu saja Jakarta.

Saya tadi menulis kalau kami sangat bersyukur karena mendapatkan undangan resepsi pernikahan Mas Ero dan Mbak Dhea. Dari puluhan ribu orang kenalan Dr Aqua Dwipayana sekeluarga, kami sekeluarga terpilih sebagai bagian dari sedikit tamu yang diundang.

Seandainya seluruh kenalan pembicara laris itu sekeluarga diundang, mungkin harus memakai Gelora Bung Karno di Senayan atau di Jakarta International Convention Center karena begitu banyaknya sahabat beliau sekeluarga dari berbagai kalangan baik dari dalam negeri maupun dari mancanegara.

Itu menunjukkan bahwa selama ini persahabatan mereka sangat luas. Sesuai hobinya yang senang silaturahim dengan ikhlas. Menariknya persahabatan mantan wartawan media-media terkemuka di tanah air dan keluarganya universal. Latar belakangnya beragam dan dari semua kalangan.

Totalitas dan Ikhlas

Ingatan saya juga kembali pada bulan November 2025 tatkala kami mantu anak sulung kami (Erika Kartika Fitrianasari) di Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Waktu itu Dr Aqua Dwipayana sekeluarga kami undang.

Alhamdulillah beliau bersama Mas Ero hadir dalam acara akad nikah anak kami dengan suaminya Merda Suryono. Mengingat hal tersebut, saya spontan bertanya kepada Dr Aqua Dwipayana, apa yang bisa saya bantu untuk perhelatan pernikahan Mas Ero dan Mbak Dhea. Beliau langsung merespon,

“Mohon doanya saja Pak Joko untuk pernikahan Ero dan Dhea. Itu merupakan kado yang sangat kami harapkan”. Allahu Akbar. Saya tahu Dr Aqua Dwipayana  sekeluarga kalau memberikan sumbangan tidak pernah tanggung-tanggung.

Totalitas dan ikhlas.

Ketika giliran akan disumbang, beliau menolak dengan sangat halus. Kalau kita ibaratkan sebuah neraca, ini pasti tidak akan seimbang. Di sisi membantu pasti di posisi bawah sekali (berat) dan di sisi dibantu posisinya atas banget (nyaris nggak ada isinya). Tapi itulah Dr Aqua Dwipayana sekeluarga.

Telah banyak kenalan mereka yang diberangkatkan ibadah umrah ke Tanah Suci Makkah dan Madinah dalam beberapa gelombang. Jumlahnya ratusan orang. belum lagi hadiah bulan madu bagi kenalan yang baru menikah dan sebagainya.

Juga bantuan lain yang jujur saya tidak mampu menuliskan semua, karena keterbatasan pengetahuan saya tentang seluruh aktivitas sosial Dr Aqua Dwipayana sekeluarga. Akhirnya kami sekeluarga turut mendoakan, semoga pernikahan Mas Ero dan Mbak Dhea menjadi jalan ibadah bagi mereka berdua dan pernikahan mereka menyatukan dua keluarga yang luar biasa serta pernikahan mereka membentuk keluarga yang bahagia, sakinah, mawaddah, dan warohmah. Aamiin ya robbal aalamiin…

Semoga Pak Aqua Dwipayana, Bu Retno Setiasih dan Mbak Alira Vania Putri Dwipayana (Ara) juga senantiasa mendapatkan segala kebaikan, ridho dan barokah dari Allah Swt. Aamiin ya robbal aalamiin…

Sebagai penutup saya berpantun

Ke Yogya singgah membeli gabah.

Ke Bandung mampir membeli mangga.

Semoga pernikahan Mas Ero dan Mbak Dhea barokah.

Menyatukan dua keluarga bahagia. (*)