Pernikahan Ero dan Dhea: Sederhana, Istimewa, Berkelas

Oleh: Muhammad Zen (Wartawan Senior di Malang Jawa Timur)

Pernikahan Ero dan Dhea yang telah berlangsung hari Sabtu (5 September 2026) memang berjalan sederhana namun khidmat, istimewa dan berkelas. Pernikahan Savero Karamiveta Dwipayana bin Aqua Dwipayana (Ero) dan Dhea Julia Raina Nabila Mangun binti Erwin Ibrahim Mangun (Dhea) dilangsungkan di Gedung Graha Paramita II Bintaro Jl Boulevard Bintaro Jaya Blok F 1 nomor 2 Tangerang Selatan.

Akad nikah dilaksanakan Sabtu pagi, kemudian resepsi pernikahan siang setelahnya di tempat yang sama.

Prosesi Istimewa

Ada beberapa hal yang membuat acara pernikahan Ero dan Dhea ini jadi istimewa serta berkelas. Salah satunya karena prosesi ijab Kabul dilakukan oleh ayah kandung pengantin putri, Erwin Ibrahim Mangun kepada pengantin putra Savero Karamiveta Dwipayana.

Hal ini tergolong istimewa karena saat ijab kabul seringkali tidak dilakukan oleh ayah kandung pengantin putri. Melainkan pihak ayah kandung pengantin putri “mewakilkan” momentum sakral tersebut kepada penghulu atau petugas dari Kantor Urusan Agama (KUA) di wilayah setempat.

Bagi Erwin Ibrahim Mangun, orang tua pengantin putri, menjalankan tugas melaksanakan ijab kabul saat pernikahan putrinya, jauh lebih afdhol dan berkesan, jika dibandingkan dengan “mewakilkan” tugas melaksanakan ijab kabul tersebut kepada petugas dari KUA.

“Bismillahirrahmanirrahim. Untukmu Ananda Savero Karamiveta Dwipayana bin Aqua Dwipayana aku nikahkan dan kawinkan kau dengan putri tersayangku Dhea Julia Raina Nabila Mangun dengan mas kawin 29 gram 10 gram logam mulia satu set perhiasan serta seperangkat alat sholat dibayar tunai,” tutur Erwin Ibrahim Mangun dengan nada sangat mantap.

Erwin Ibrahim Mangun adalah ayahanda mempelai putri Dhea Julia Raina Nabila Mangun. “Saya terima nikah dan kawinnya Dhea Julia Raina Nabila Mangun binti Bapak Erwin Ibrahim Mangun dengan maskawin tersebut tunai,” jawab Savero Karamiveta Dwipayana juga dengan nada sangat mantap.

“Sah” ujar para saksi.

“Para saksi mengatakan Sah, kita doakan bersama BAROKALLAH….,” tutur pemandu acara akad nikah Savero Karamiveta Dwipayana bin Aqua Dwipayana (Ero) dan Dhea Julia Raina Nabila Mangun binti Erwin Ibrahim Mangun (Dhea).

Usai prosesi sakral ijab kabul, acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi temu pengantin pria dengan pengantin wanita. Diliputi rasa syukur yang mendalam pengantin putra Savero Karamiveta Dwipayana dan pengantin putri Dhea Julia Raina Nabila Mangun saling bertemu.

Dengan penuh kasih sayang pengantin putri mencium tangan pengantin putra. Sebagai manifestasi rasa bakti seorang istri terhadap suami, Dhea mencium tangan Savero. Kemudian keduanya saling mendoakan.

Kedua mempelai kemudian dengan berjalan berdampingan menuju meja khusus untuk menandatangani berkas pernikahan dan buku nikah. Akhirnya prosesi ijab kabul selesai. Savero Karamiveta Dwipayana bin Aqua Dwipayana (Ero) dan Dhea Julia Raina Nabila Mangun binti Erwin Ibrahim Mangun (Dhea) kini sah sebagai pasangan suami istri dan langsung menerima buku nikah.

Acara berikutnya yakni momentum “Sungkem” atau “Sungkeman” yakni kedua mempelai menemui orang tua kedua belah pihak. Dengan penuh hormat dan tawadhu’ Ero dan Dhea, mencium tangan serta mohon doa restu kepada Erwin Ibrahim Mangun dan Rahmawati.

Sesaat berikutnya juga dengan penuh hormat dan tawadhu’, Ero dan Dhea mencium tangan serta mohon doa restu kepada Aqua Dwipayana dan Retno Setiasih (orang tua Savero).

Yang istimewa dari acara ini, setelah kedua mempelai Ero dan Dhea sungkem kepada Erwin Ibrahim Mangun dan istri, serta kepada Aqua Dwipayana dan istri, juga dilanjutkan dengan sungkem kepada Oma tercinta.

Oma dari mempelai putri Dhea, yang juga berarti Oma bagi Ero. Kedua mempelai Ero dan Dhea sungkem cium tangan dengan penuh hormat kepada Oma tercinta dan mohon restu serta doanya. Giliran berikutnya kedua mempelai Ero dan Dhea sungkem kepada Eyang Kakung dan Eyang Putri.

Eyang Kakung dan Eyang Putri adalah kakek dan nenek dari Ero yang juga berarti kakek dan nenek dari Dhea. Kedua mempelai juga dengan penuh hormat dan tawadhu’ mencium tangan Eyang Kakung dan Eyang Putri, serta mohon doa restu.

Artis, Pejabat, Pengusaha dan Jenderal

Pernikahan Ero dan Dhea memang berlangsung sederhana dan usai akad nikah di Sabtu pagi, dilanjutkan dengan resepsi pernikahan di siang harinya. Dalam resepsi tersebut hadir ratusan tamu undangan kolega dari keluarga besar pasangan pengantin.

Tamu undangan selain teman-teman Ero dan Dhea, juga para kolega Erwin Ibrahim Mangun dan istri. Namun, yang surprise yakni hadir kawan-kawan motivator Aqua Dwipayan. Mulai dari orang sederhana hingga pejabat, pengusaha besar, dosen, dan Jenderal bintang tiga.

Diantaranya yakni Mbah Sutrimo dan istrinya Humaira Aziz yang sengaja datang dari Tulungagung, pemilik Hotel Golden Tulip Holland Resort Batu Sonny Njonoriswondo, Pemilik Muncul Group Yogyakarta Soekeno, Dirut PT Duta Anggada Realty Ventje Suardana, Distributor air mineral merek Aqua wilayah Jabar, DKI dan Banten Anton Purnomo.

Sedangkan dosen yang hadir dari Fakultas Ilmu Komunikasi adalah Prof Deddy Mulyana, Prof Atwar Bajari, Prof Dadang Rahmat Hidayat, Dr Edwin Rizal. Aqua Dwipayana dan Ero pernah kuliah di sana.

Juga banyak jenderal bintang tiga, antara lain Ketua KONI Pusat Letjen TNI Marciano Norman, Wakil Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Laksdya TNI Erwin Slamet Aldedharma, mantan Komisaris Utama Aneka Tambang yang juga suami artis Bella Saphira, Letjen TNI Purn Agus Surya Bakti, Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan Komjen Pol Makhruzi Rahman, Inspektur Utama Sekretariat Jenderal DPR RI Komjen Pol Rusdi Hartono.

Selain itu, ada beberapa jenderal bintang dua dan bintang satu. Juga hadir Kajati Jawa Timur Dr Abdul Qohar Affandi dan mantan Kajati Nusa Tenggara Timur yang sekarang menjabat Direktur Penuntutan Jaksa Agung Muda Bidang Militer dan menjadi anggota Tim Sembilan kasus dugaan korupsi Febrie Adriansyah yakni Dr Zet Tadung Allo.

Hadir juga Selebritas dr Reisa Broto Asmoro bersama suami. Juga hadir mantan Wakil Ketua DPR RI Dr Priyo Budi Santoso dan istri. Pernikahan sederhana itu pun bertabur bintang.

Alhamdulillah… Acara juga diwarnai pemberian karangan bunga ucapan selamat melangsungkan pernikahan Ero dan Dhea. Karangan bunga ucapan selamat tersebut di antaranya dari Komut Pegadaian Letjen TNI Purn AM Putranto, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, Panglima Koarmada III Laksda TNI Dato Rusman, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Republik Islam Pakistan Letjen TNI Purn Chandra W Sukotjo, Dirut bank BJB Ayi Subarna.

Selamat untuk kedua mempelai Ero dan Dhea. Selamat membina mahligai keluarga bahagia. Semoga menjadi keluarga yang sakinah mawadah warohmah. Aamiin Ya Rabbal Alamin. (*)