Ungkap Kasus Perdagangan Orang, Kapolda Bali dan Dirreskrimum Terima Penghargaan Internasional

TERIMA PENGHARGAAN - Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya (kiri) menerima penghargaan yang diserahkan Dirjen PSDKP Dr. Pung Nugroho Saksono, A.Pi., M.M., Kamis (23/4/2026). (foto/adnyana)

Denpasar, (pawartajatim.com) – Polda Bali menerima apresiasi tinggi dari pemerintah pusat atas dedikasinya memberantas tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di sektor kelautan, Kamis (23/4/2026). Penghargaan ini diberikan menyusul keberhasilan jajaran Polda Bali membongkar kasus eksploitasi awak kapal perikanan (AKP) pada KM Awindo 2A yang menjadi sorotan publik sepanjang tahun 2025.

Piagam penghargaan dari Menteri Kelautan dan Perikanan ini diserahkan oleh Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Dirjen PSDKP) Dr Pung Nugroho Saksono, A.Pi., M.M., Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya, Wakapolda Brigjen Pol I Made Astawa, dan Dirreskrimum Kombes Pol. Dr. I Gede Adhi Mulyawarman.

Dalam kesempatan itu, Dirjen PSDKP mengungkapkan bahwa langkah tegas yang diambil Polda Bali merupakan bukti nyata sinergitas antarlembaga dalam melindungi hak azasi manusia, khususnya bagi pekerja migran di sektor perikanan.

“Keberhasilan pengungkapan kasus KM Awindo 2A bukan sekadar keberhasilan teknis kepolisian, melainkan pesan kuat bahwa Bali dan Indonesia tidak memberi ruang bagi praktik perbudakan modern di laut,” tegas Dr. Pung Nugroho Saksono.

Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan pengawasan dan penindakan hukum, mengingat posisi Bali yang strategis sebagai pintu masuk dan keluar jalur maritim internasional.

Di bawah komando Kombes Pol. Dr. I Gede Adhi Mulyawarman, tim Ditreskrimum Polda Bali berhasil mengurai benang kusut jaringan sindikat yang mengeksploitasi puluhan awak kapal. Penanganan kasus ini dinilai sangat progresif karena mencakup aspek perlindungan korban, sekaligus penjeratan pelaku dengan pasal-pasal berlapis dalam UU TPPO.

Dengan diterimanya penghargaan ini, Polda Bali mempertegas posisinya sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan maritim dan perlindungan tenaga kerja dari segala bentuk praktik perdagangan orang di wilayah hukum Bali. (adnyana)