Malang, (pawartajatim.com) – Pengerjaan proyek pembangunan cor beton box culvert yang berfungsi sebagai saluran air dan duker dengan kedalaman 1 meter di Jalan K1 Sukoraharjo Kepanjen Kabupaten Malang terus dikebut. Namun demikian, kondisi tersebut justru memunculkan inisiatif setempat khususnya PU Bina Marga/BM Kabupaten Malang.
Jalan K1 dan utama menuju ibu kota Kabupaten Malang Sukoharjo itu, memang agak padat sehari-harinya. Disamping itu, sepanjang jalan K1 itu saluran irigasi bahu jalan juga kurang memadai agak lama, karena ada yang tertutup. Juga bangunan dan halaman yang langsung ke bahu jalan.
Kepala Desa Sujianto, mengatakan, memang kita dapat saluran irigasi dan duker standart PU perbatasan dengan Kelurahan Ardirejo. ‘’Perbaikan ini langsung dari PU BM untuk antisipasi musim hujan. Disamping itu, juga biar jalan tidak tergenang banjir,’’ Kepala Desa Sujianto, di Malang Senin (21/9).

Dengan pembangunan saluran air ini, kata dia, diharapkan warga sekitar dan pengguna jalan jika terjadi hujan aman berkendara. Pertumbuhan ekonomi bisa meningkatkan, jalan utama K1 menuju pariwisata ke kota Kabupaten.
Penanganan drainase juga saluran air, lanjut dia, agar dapat mengurangi risiko banjir sekaligus mencegah kerusakan jalan yang lebih besar di masa mendatang. Memang ada proyek bangunan itu dari Dinas PU BM dan itu berada di jalan K1 utama.
‘’Tujuannya untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat, jalan menuju ibu kota kabupaten Malang juga pariwisata di kabupaten Malang,’’ tambah Fendi Sujadmiko. (sam)











