Elite Brimob, Jaga Keselamatan Delegasi ICANN87 di Bali

Badung, (pawartajatim.com) – Keselamatan anggota delegasi jadi prioritas utama dalam pengamanan Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN87) Annual General Meeting (AGM) 2026 di Bali International Convention Centre (BICC), Nusa Dua Kuta Selatan, Badung. Konferensi itu mulai 17 hingga 22 Oktober 2026.

Untuk mengantisipasi situasi darurat, Polda Bali menyiagakan Unit Escape dari Detasemen Gegana Satuan Brimob dalam rangka Operasi Gapura Agung V-2026. Sebanyak 12 personel Unit Escape yang tergabung dalam Satgas V Tindak disiagakan di kawasan BICC di bawah pimpinan Wadanden Gegana Satbrimob Polda Bali Kompol Ketut Sumarayasa. Kesiapan ini menjadi bagian dari upaya pengamanan berlapis untuk melindungi pejabat VIP/VVIP dan delegasi yang menghadiri agenda internasional tersebut.
Dengan mengenakan seragam taktis berwarna hitam, rompi antipeluru, helm pelindung, serta membawa senjata api sesuai kebutuhan operasional, personel Unit Escape juga didukung kendaraan taktis khusus jenis Todak.

Kendaraan tersebut menunjang mobilitas personel agar dapat bergerak cepat ketika dibutuhkan dalam kondisi darurat. Kabid Humas Polda Bali Kombespol Ariasandy, Rabu (21/10/2026), menjelaskan, Unit Escape memiliki tugas khusus untuk mengantisipasi ancaman terhadap pejabat VIP/VVIP dan delegasi, termasuk potensi penyerangan, peledakan, penyanderaan, maupun kekerasan menggunakan senjata api.

“Fungsi utama Unit Escape adalah menyelamatkan pejabat penting, tamu negara, maupun delegasi dari lokasi yang terancam menuju titik aman bila terjadi situasi darurat. Keselamatan jiwa menjadi prioritas dalam setiap langkah penanganan,” tegasnya. Perwira melati tiga di pundak ini menerangkan bila terjadi ancaman serius, personel Unit Escape akan bergerak sesuai prosedur operasional untuk melindungi dan mengevakuasi orang yang menjadi sasaran pengamanan.

Langkah tersebut mencakup upaya menghadapi ancaman, membawa VIP/VVIP atau delegasi melalui jalur evakuasi yang disiapkan, serta memindahkan mereka menggunakan kendaraan khusus menuju lokasi aman, termasuk kantor kepolisian terdekat sesuai situasi dan kebutuhan. Untuk mendukung kesiapan tersebut, personel juga melakukan pengecekan dan pemetaan jalur evakuasi agar rute penyelamatan dapat digunakan secara cepat dan terkoordinasi.

Pelaksanaan tugas dilakukan melalui koordinasi dengan unsur pengamanan lainnya sehingga setiap tindakan dapat disesuaikan dengan perkembangan situasi di lapangan. Kehadiran Unit Escape bukan semata-mata menunjukkan kesiapan menghadapi ancaman, melainkan juga merupakan bentuk tanggung jawab Polri dalam memberikan perlindungan pada setiap orang yang mengikuti kegiatan internasional di Bali.

Melalui Operasi Gapura Agung V-2026, Polda Bali terus memperkuat kesiapsiagaan personel dan sinergi antarsatuan untuk menjaga ICANN87 AGM 2026 berlangsung aman dan kondusif. Dengan langkah antisipatif dan respons yang terukur, diharapkan para delegasi dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tenang, nyaman, dan terlindungi. (yad)