Muscam Golkar Klojen Malang, Handoko Terpilih Aklamasi

Handoko, yang terpilih secara aklamasi sedang membacakan pesan politik ke pendukungnya. (foto/sam)

Malang, (pawartajatim.com) – Kondisi fisik yang belum pulih setelah mengalami kecelakaan tak menghentikan Handoko, menghadiri Musyawarah Kecamatan (Muscam) Partai Golkar Klojen. Hadir di tengah keterbatasan, ia justru mendapat kepercayaan penuh untuk memimpin Pimpinan Kecamatan (PK) Golkar Klojen setelah terpilih secara aklamasi, Jumat (16/10/2026) malam.

Handoko sebelumnya mengalami kecelakaan di kawasan Oro-Oro Dowo hingga harus menjalani penanganan medis. Kondisinya sempat membuatnya kesulitan bergerak. Namun, dengan bantuan rekan-rekannya, ia akhirnya hadir dalam Muscam yang digelar di Kantor DPD Golkar Kota Malang.

Terpilihnya Handoko, secara aklamasi dengan dukungan dari 11 kelurahan menjadi awal kepemimpinan baru sekaligus tanggung jawab untuk menjaga kekompakan kader di wilayah Klojen. Bagi DPD Golkar Kota Malang, tugas Handoko tidak ringan.

Klojen menjadi salah satu wilayah yang harus mempertahankan kursi DPRD Kota Malang pada Pemilu 2029, di tengah target penambahan kursi yang dibebankan kepada kecamatan lainnya.

Ketua DPD Golkar Kota Malang, Djoko Prihatin, S.M., menegaskan, mempertahankan kursi legislatif membutuhkan kerja politik yang serius dan soliditas organisasi yang terjaga.

“Kalau kecamatan lain punya target menambah kursi, Klojen harus solid menjaga kursi. Pekerjaannya bukan lebih mudah, tetapi justru lebih susah,” tegas Djoko. Ia mengingatkan agar perbedaan pandangan di internal partai tidak menjadi penghambat konsolidasi.

“Apapun perbedaannya, apapun pendapat yang mungkin berbeda di antara kita, ujung-ujungnya kita bersama-sama membesarkan partai yang kita cintai,” ujarnya. Sementara itu, Handoko menyatakan kesiapannya menjalankan amanah yang diberikan kader.

Ia menempatkan konsolidasi internal, program kerakyatan, serta persiapan menghadapi Pemilu dan Pilkada sebagai prioritas kepengurusannya. Penguatan struktur hingga kelurahan akan menjadi salah satu fokus, disertai pemberdayaan masyarakat, gotong royong, pembinaan UMKM, dan pengembangan potensi generasi muda.

“Program kerakyatan akan kita arahkan pada penguatan struktur hingga kelurahan, pemberdayaan masyarakat, gotong royong, pembinaan UMKM, serta pengembangan potensi generasi muda,” kata Handoko.

Muscam Klojen sekaligus menuntaskan konsolidasi Golkar di lima kecamatan di Kota Malang. Agenda berikutnya adalah memperkuat kepengurusan tingkat kelurahan, kaderisasi, dan simulasi pemenangan.

Kepercayaan yang diberikan kepada Handoko, kini berhadapan dengan pekerjaan konkret. Ia harus menyatukan kader, memperkuat kedekatan dengan masyarakat, dan menggerakkan organisasi secara berkelanjutan demi menjaga kursi Golkar di DPRD Kota Malang pada 2029. (sam/el)