
Banyuwangi,(pawartajatim.com)- Tampuk jabatan tertinggi ASN di Pemkab Banyuwangi berganti. Suyanto Waspo Tondo dilantik Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani sebagai Sekretaris Darah (Sekda) di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Selasa (2/6/2026) sore. Dia menggantikan Guntur Priambodo yang purna tugas, 1 Juni 2026.
Pejabat yang akbrab dipanggil Yayan ini memiliki rekam jejak panjang di pemerintahan Banyuwangi. Pengalamannya tak perlu diragukan. Pengabdiannya selama 25 tahun. Kariernya melejit dimulai dari Kasi Pemerintahan tahun 2001. Lalu, menjabat Camat Songgon, Kabag Pemerintahan , Kepala Dinas Pendapatan Daerah, Kepala Bappeda hingga Asisten Administrasi Pembangunan. Terakhir, dia menjabat Kepala Bappeda.
Bagi Yayan, menjabat Sekda bukan sekadar bertugas. Namun, ada target yang dikejar. Yakni, melaksanakan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan normatif sesuai aturan yang ada. Sekaligus, melaksanakan amanah yang dipesankan Bupati Ipuk.
“Koordinasi yang selama ini telah solid akan kami tingkatkan. Skala prioritasnya tetap menjaga agar pemerintahan yang berjalan sesuai aturan normatif yang ada. Dan, pelayanan publik akan terus kita tingkatkan,” tegasnya usai pelantikan.
Pelantikan Sekda Banyuwangi digelar berdasarkan surat rekomendasi promosi ke dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekda Kabupaten Banyuwangi. Prosesnya melalui manajemen talenta, lewat surat BKN tertanggal 25 Mei 2026. Serta, berdasarkan Surat Gubernur Jatim tertanggal 29 Mei 2026. “Atas dasar itu, Bupati Ipuk akhirnya menetapkan dan melantik Pak Yayan sebagai Sekda Banyuwangi,” kata Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Banyuwangi, Ilzam Nuzuli. (udi)










