Surabaya, (pawartajatim.com) – Imlek identik dengan perayaan yang penuh warna, tawa dan momen berkumpul bersama orang-orang terdekat. Sebuah waktu ketika tradisi hidup kembali, meja makan dipenuhi cerita, dan setiap detail terasa lebih istimewa.
Tahun ini, Vasa Hotel Surabaya mengangkat semangat tersebut melalui Vasa Lunar Celebration – The Fire Horse Gala, sebuah perayaan Imlek yang dikurasi sebagai pengalaman gaya hidup: penuh hiburan, cita rasa, dan atmosfer yang nyaman.
Diselenggarakan di Vasa Grand Ballroom pada 16 Februari 2025, perayaan ini dirancang untuk dinikmati bersama keluarga, menghadirkan rangkaian pertunjukan dan sajian kuliner dalam satu malam yang hangat dan berkesan, sebuah cara merayakan Imlek dengan sentuhan modern, tanpa meninggalkan akar tradisinya.
The Fire Horse: Simbol Keberanian dan Transformasi
Dalam astrologi Tionghoa, Fire Horse melambangkan energi dan semangat yang bergerak maju. Namun di balik simbol tersebut, Fire Horse juga merepresentasikan kehangatan dan dinamika yang hadir saat berkumpul, berbagi cerita, dan merayakan perjalanan bersama.
Melalui tema ini, Vasa Hotel Surabaya menghadirkan Imlek sebagai momen reuni yang dirayakan dengan penuh rasa. The Fire Horse Gala menjadi ruang untuk mempertemukan generasi di satu meja, memperpanjang percakapan, dan menikmati kebersamaan dalam suasana yang hangat.
Sebuah perayaan tentang berbagi waktu, tawa dan kenangan, di awal tahun yang baru.
Menyambut Vasa Lunar Celebration
Rangkaian perayaan Vasa Lunar Celebration diawali melalui kegiatan intimate dan penuh makna bersama para key opinion leaders dan rekan-rekan media. Bertempat di lobby VASA Hotel Surabaya pada Jumat, 9 Januari 2026, pukul 14.00 hingga 17.00 WIB menjadi pembuka yang menandai dimulainya semangat year of the Fire Horse.
Acara diawali dengan prosesi yee sang yang dipimpin langsung oleh Chef Lim Kim Loong, menghadirkan simbol kemakmuran, kebersamaan, dan harapan baik untuk tahun yang baru.
Usai prosesi, para tamu undangan diajak untuk menuliskan harapan mereka sepanjang tahun, lalu menggantungkannya di wishes tree, menciptakan instalasi sederhana yang sarat makna dan refleksi.
Perjalanan kemudian berlanjut ke Xiang Fu Hai Chinese Restaurant, di mana para tamu menikmati pilihan menu khas seperti dim sum, soup ginseng, dan giant prawn. Sebuah pengalaman bersantap yang dirancang ringan namun berkesan, menjadi pengantar yang sempurna menuju rangkaian perayaan Imlek yang lebih besar di Vasa Hotel Surabaya.
Kemeriahan Malam Imlek di Vasa Grand Ballroom
Sebagai pusat perhatian malam itu, Vasa Hotel Surabaya menghadirkan theatrical performance dari Stage 9 yang langsung menetapkan suasana perayaan. Tema Fire Horse diterjemahkan melalui narasi visual yang kuat, dengan perpaduan gerak, musik, dan tata panggung yang terasa hidup serta mengalir sepanjang malam.
Rangkaian hiburan dimulai dengan Yee Sang Parade membuka perayaan sebagai simbol kemakmuran dan kebersamaan, disusul oleh Barongsai serta tarian Tiongkok yang menghadirkan energi dan warna khas Imlek.
Kejutan hadir lewat atraksi Bian Lian yang penuh transformasi, dilengkapi Magician Performance serta penampilan Two Face Singer yang memberikan sentuhan hiburan yang segar dan tak terduga.
Nuansa tradisional semakin terasa melalui alunan gucheng, sebelum berpadu dengan Live Band Performance yang menjaga atmosfer tetap hangat dan meriah. Sebagai puncak acara, Helen Huang akan hadir sebagai bintang tamu utama, memberikan penampilan spesial yang menjadi penutup berkesan bagi keseluruhan rangkaian malam perayaan.
Delapan Sajian, Delapan Simbol Keberuntungan
Dalam perayaan Imlek, kebersamaan selalu bermula dari meja makan. Untuk Fire Horse Gala, Vasa Hotel Surabaya menghadirkan delapan hidangan Chinese set menu yang dikurasi secara khusus oleh Chef Lim Kim Loong, Executive Chef Xiang Fu Hai Chinese Restaurant.
Setiap sajian dirancang dengan bahan pilihan dan filosofi keberuntungan, disusun sebagai sebuah perjalanan rasa yang perlahan dibuka, dinikmati, lalu dikenang. Perjalanan kuliner dimulai dengan chilled bird’s nest with rock sugar, dipadukan dengan Musang King durian mochi puff yang lembut dan kaya rasa.
Selain itu, terdapat lotus leaf glutinous rice with Chinese sausage, di mana aroma daun teratai dan rasa gurih yang hangat langsung membangkitkan nuansa tradisi dan keakraban keluarga, hingga braised abalone F8 disajikan dengan tekstur yang lembut dan rasa yang khas.
Sementara itu, Szechuan roasted duck hadir dengan kulit renyah dan bumbu yang berani, menjadi kontras yang menggugah selera dan menghidupkan suasana meja makan. Tidak ketinggalan, Sup Buddha Fo Tiao Qiang disajikan dengan rasa yang lebih kompleks.
Hidangan legendaris ini dikenal sebagai simbol kemakmuran dan kelimpahan, menyatukan seluruh perjalanan rasa dalam satu mangkuk yang hangat.
Lebih dari sekadar rangkaian menu, setiap hidangan menjadi bagian dari cerita yang dibagikan bersama, mengiringi percakapan, tawa, dan momen kebersamaan yang menjadi inti dari perayaan Imlek itu sendiri.
Perayaan Bersama Keluarga
“Di Vasa Hotel Surabaya, pelayanan selalu kami hadirkan secara personal. Setiap pengalaman dirancang dengan penuh perhatian dan kenyamanan, sehingga setiap tamu dapat benar-benar merasa seperti di rumah.
Melalui The Fire Horse Gala, kami ingin menghadirkan sebuah perayaan yang memadukan hiburan dan kuliner, sekaligus menciptakan kehangatan untuk momen kebersamaan bersama keluarga,” kata General Manager/GM Vasa Hotel Surabaya, Eko Setiawan Winarto, di Surabaya Rabu (15/1).
Dirancang sebagai perayaan keluarga, Vasa Lunar Celebration – The Fire Horse Gala mengundang Anda untuk menikmati malam Imlek dalam suasana yang elegan, hangat, dan penuh kebersamaan. (nanang)











