Surabaya, (pawartajatim.com) – Ledakan dasyat terjadi di Komplek Ruko San Antonio Pakuwon City Mulyorejo Surabaya. Ledakan berasal dari kebocoran tabung Gas di salah satu Ruko tempat usaha Rumah Makan/RM. Akibat ledakan itu, lima orang karyawan mengalami luka serius dan dilarikan ke Rumah Sakit/RS Haji Surabaya.
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara/TKP dengan menerjunkan tim labfor guna memastikan penyebab ledakan. Namun, dugaan sementara adalah akibat kebocoran gas elpiji ukuran 50 kg.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, membenarkan adanya kejadian ledakan berasal dari sebuah RM. Dugaan sementara adalah adanya kebocoran gas elpiji.
Sebelum terjadi ledakan, diketahui ada aktivitas memasak di lokasi ruko yang meledak dan diduga ledakan disebabkan tabung elpiji. Sekitar pukul 07.00 WIB Selasa (6/10).terjadi ledakan di Komplek Ruko San Antonio Pakuwon City Mulyorejo Surabaya.

”Dugaan awal penyebabnya adanya kebocoran gas dan saat itu ada aktivitas memasak. Polisi masih melakukan penyelidikan terkait ledakan tersebut,” kata Kombes Pol Jules. Ia menambahkan, akibat peristiwa tersebut, ada lima orang korban luka-luka dan telah dilarikan ke RS Haji Surabaya.
Tim labfor tiba dilokasi ledakan untuk melakukan olah TKP dan korban masih dalam penanganan. Dampak ledakan, mengakibatkan sekitar 42 Ruko dan 16 rumah serta mobil motor mengalami kerusakan parah. (har)











