Puncak Arus Balik di Ketapang, 20.000 Kendaraan akan kembali ke Bali

Kendaraan roda empat antre di Pelabuhan Ketapang saat puncak arus mudik, Sabtu (28/3/2026). (Foto/udi)
Kendaraan roda empat antre di Pelabuhan Ketapang saat puncak arus mudik, Sabtu (28/3/2026). (Foto/udi)

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi dipadati kendaraan yang akan kembali ke Bali, Sabtu (28/3/2026). Momen puncak arus balik ini, diperkirakan sebanyak 20.000 kendaraan akan menyeberang ke Bali.

Mulai pagi, kendaraan roda dua dan empat menyemut di areal parkir pelabuhan. Kepadatan terus berlanjut hingga sore hari. Rata-rata, mereka harus menunggu minimal 1 jam untuk bisa masuk kapal. Para penumpang memilih kembali saat puncak arus balik karena musim libur telah usai.

” Senin sudah waktunya masuk. Jadi, kita kembali kerja ke Bali hari ini. Harapannya, Minggu masih bisa istirahat sebelum masuk kerja,” kata Andi, penumpang asal Malang.

Pria yang bekerja sebagai tukang bangunan ini mengaku masuk Pelabuhan Ketapang sekitar pukul 11.30 WIB. Satu jam kemudian, motornya masih antre di tenda menuju dermaga kapal. ” Dari pertama masuk sudah antre. Sekarang masih nunggu lagi di tenda untuk masuk kapal,” ujarnya.

Antrean lebih lama dirasakan pengemudi roda empat. Mereka bisa antre lebih dari 1 jam untuk bisa masuk kapal. ” Sudah 1 jam masuk pelabuhan. Ini masih di tengah antrean mau masuk kapal,” kata Anton, pengendara asal Solo, Jawa Tengah.

Kepadatan kendaraan di Ketapang ini sesuai prediksi ASDP. Puncak arus balik diperkirakan terjadi padal Sabtu (28/3/2026) dan Minggu (29/3/2026). Mengantisipasi kepadatan di pelabuhan, ASDP menerapkan sistem manajemen situasi padat. Salah satunya, menambah kapal dari 28 unit menjadi 30 unit. ” Kami menerapkan skenario situasi padat dengan menambah kapal. Kami juga terus memantau situasi jika kemungkinan naik menjadi sangat padat dengan 40 kapal,” kata Wakil Direktur PT ASDP Indonesia Ferry, Yossianis Marciano di Pelabuhan Ketapang, Sabtu sore.

Penambahan armada ini tetap memikirkan sisi Pelabuhan Gilimanuk dan perkembangan situasi. Pihaknya memberikan prioritas bagi kendaraan roda dua untuk lebih dulu masuk kapal. Selanjutnya, kendaraan bus dan kendaraan roda empat. ASDP memprdiksi kepadatan penumpang akan kembali terjadi pada Minggu (29/3/2026). Hingga Sabtu siang jumlah kendaraan yang sudah menyeberang ke Bali mencapai sekitar 5000 unit.

“ Kami mohon kerjasama para sopir truk, kami sudah siapkan buffer zone selama musim arus balik. Kami juga sediakan makan dan minuman bagi para sopir yang menunggu lebih dari 6 jam,” tegasnya. (udi)