
Surabaya, (pawartajatim.com) – Pagi itu, puluhan bocah siswa-siswi TK Tunas Harapan Surabaya terlihat berkumpul di halaman kantor Dinas Kebakaran Pemadam Kebakaran Surabaya 1V di kawasan Wiyung Kamis (30/1/2025). Ada apa?
Ternyata puluhan bocah yang didampingi mama dan bapaknya itu sedang menuju halaman untuk mendengarkan pengarahan dari petugas pemadam kebakaran. Nampaknya, tiga petugas pada Dinas Kebakaran Pemadam Kebakaran Surabaya 1V itu diberi tugas khusus dari pimpinan mereka untuk memandu dan menjelaskan fungsi dan tugas dari kantor ini.
‘’Intinya, kami menjelas kepada siswa-siswi TK yang masih balita ini menunjukkan bahwa mobil-mobil besar berwarna merah yang ter-parkir di halaman kantor ini mempunyai tugas kalau ada laporan kebakaran melalui telp 112 siap meluncur dan memadamkan api yang terbakar,’’ kata seorang petugas Pemadam Kabakaran dengan bahasa lugas dan mudah dimengerti bocah-bocah ini.
Selain itu, kata dia, dalam menjalankan tugas untuk memadamkan api petugas juga harus memakai pakaian setelan khusus yang tahan panas. Juga menunjukkan kampak, helm dan gergaji Listrik. ‘’Kampak, gergaji dan helm ini harus selalu ada karena mereka sangat dibutuhkan,’’ ujarnya.



Misalnya, baju tahan api untuk memudahkan petugas menerobos api dalam rangka memadamkan kobaran api. Demikian juga dengan kampak untuk memecah kaca dan pintu kalau misalnya terkunci dar dalam. Helm untuk menahan barang yang jatuh dari atas agar tidak terkena kepala petugas.
Petugas juga memberi contoh bagaimana cara memakai baju khusus yang digunakan untuk memadamkan api. Setelah menjelaskan panjang lebar, puluhan bocah diajak untuk naik ke mobil kebakaran untuk keliling kota dan merasakan saat petugas ada panggilan kebakaran. Kunjungan juga diakhiri dengan mandi bersama dengan air yang disemprotkan petugas seperti layaknya bermain hujan-hujanan.
Sementara itu, Kepala Sekolah TK Tunas Harapan Surabaya, Dra Esti Normasari, S.Pd., mengatakan, kunjungan ini dimaksudkan untuk pembelajaran di luar sekolah dengan melihat mobil pemadam kebakaran.
‘’Pelajaran ini agar siswa/siswi mengenal dari dekat bentuk mobil pemadam kebakaran beserta alat-alat yang digunakan seperti kampak, gergaji, helm dan baju khusus pemadam kebakaran,’’ kata Esti. Misalnya, mobil pemadam kebakaran ini untuk membantu memadamkan api apabila ada bangunan hotel, gedung, rumah di komplek perumahan atau di perkampungan serta toko yang mengalami kebakaran.



Api disiram dengan air yang ada di tangki mobil pemadam kebakaran. Setelah itu kobaran api akan padam. Selain itu, Kepala Sekolah TK Tunas Harapan Surabaya, yang terletak di Jalan Karangan 234C Kelurahan Sawunggaling Kecamatan Wonokromo Kota Surabaya, Dra Esti Normasari, S.Pd., menjelaskan dalam rangka penerimaan murid baru tahun ajaran 2025/2026, Sekolah TK Tunas Harapan Surabaya memberikan potongan khusus bagi calon siswa/siswi baru yang mendaftar awal hingga 20 pendaftar pertama.
‘’Daftarkan segera anak-anak anda yang berusia 4-6 tahun untuk sekolah disini. Mumpung ada potongan khusus, daftarkan segera,’’ ujarnya. (bw)










