Pembangunan Drainase Tepi Jalan K1, Alternatif Pengurai Kemacetan 300 meter Karangduren

Pembangunan drainase jalan K1 Karangduren Pakisaji Malang. (foto/sam)

Malang, (pawartajatim.com) – Pengerjaan proyek pembangunan drainase cor beton yang berfungsi saluran air dengan kedalaman 1 meter di jalan K1 Karangduren-Bululawang Pakisaji. Namun demikian, kondisi tersebut justru memunculkan inisiatif setempat. Khususnya PU BM Kabupaten Malang.

Jalan alternatif pengurai kemacetan K1 dengan bahu jalan Karangduren- Bululawang- Jalinbar Pakisaji ini memang agak padat saat jam dinas dan sekolah. Jalan K1 juga sebagai jalan pengurai kemacetan jika menuju Hadang Kota Malang juga jalan nasional arah Blitar.

“Kami melihat warga sangat senang perbaikan drainase yang berfungsi sebagai saluran air bahu jalan dari dinas terkait paska kemarau. Sehingga jika hujan tidak akan tergenang jalan tersebut,’’ kata Kepala Desa.

Pembangunan drainase jalan K1 Karangduren Pakisaji Malang. (foto/sam)

Kini, keberadaan jalur alternatif pengurai kemacetan tersebut membantu mempercepat mobilitas warga yang melintas. Selain memangkas waktu tempuh, aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat sekitar. Sehingga pertumbuhan ekonomi bisa meningkat pula.

‘’Penanganan drainase ini juga saluran air agar dapat mengurangi risiko banjir sekaligus mencegah kerusakan jalan yang lebih besar di masa mendatang,’’ kata Sekretaris Dinas PU Bina Marga/BM, Fendi Sujadmiko, di Malang Senin (19/10).

Harapan tersebut, kata dia, penting agar aktivitas masyarakat di Kabupaten Malang khususnya yang melintas jalan tersebut dapat kembali berjalan sepenuhnya tanpa hambatan. Disamping itu, manfaat pembangunan dapat segera dirasakan secara maksimal.

Pembangunan drainase jalan K1 Karangduren Pakisaji Malang. (foto/sam)

Ia menyatakan, ada bangunan dari Dinas PU Bina marga dan itu berada di jalan K1. Tujuannya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar. Dan jalannya agak lebar. Jalan pakisaji Karangduren sebelahnya kan banyak pabrik.

‘’Jalan alternatif itu bisa menuju Bululawang juga Gadang, menuju jalan nasional ke arah barat jalan menuju arah Blitar,’’ ungkap Fendi. (sam)