Oleh: Dr Aqua Dwipayana (Motivator Nasional)
Saya sekeluarga memutuskan lebaran Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriyah pada Sabtu (21/3/2026). Mengikuti pemerintah. Meski begitu, sejak H-3 sudah banyak saudara dan teman yang mengirimkan ucapan selamat diiringi doa. Jumlahnya mencapai ratusan.
Sama dengan tahun-tahun sebelumnya, menjelang lebaran, baik Idulfitri maupun Iduladha, banyak sekali yang mengirimkan ucapan selamat terutama lewat WA. Sebelumnya melalui BlackBerry (BB). Menariknya, dua lebaran itu memberi banyak hikmah dan berkah.
Antara lain saudara-saudara dan teman-teman yang telah lama tidak menyapa saya, tiba-tiba pesannya datang. Selain itu, saya jadi tahu kabar mereka dan keluarganya. Juga aktivitas mereka. Begitu silaturahimnya terjalin kembali, komunikasinya lancar.
Banyaknya yang mengirim ucapan selamat lebaran, meningkatkan rasa syukur. Ternyata saudara-saudara dan teman–teman peduli. Di hari-hari terakhir bulan suci Ramadan, mereka menyapa saya. Tidak hanya mengucapkan selamat lebaran, tapi juga mendoakan saya sekeluarga.
Sebelum saya menyelesaikan tulisan ini, saya menerima WA dari Pemimpin Bank Muamalat Cabang Yogyakarta Evia Lutvita Sarie. Isinya dibawah ini.
✨Selamat Idul Fitri 1447 H✨
Kepada Yth.
Bpk Aqua & Kel
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Keluarga Besar PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. mengucapkan Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H. Di momen penuh makna ini, semoga kehangatan Idul Fitri menghadirkan ketenangan dihati, mempererat kembali silaturahmi, serta melimpahkan keberkahan bagi setiap langkah kita ke depan.
Semoga setiap doa yang terpanjat, setiap ikhtiar yang dijalani sepanjang Ramadan, dan setiap kebaikan yang ditanamkan diterima oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala serta menjadi awal yang lebih baik bagi kita semua.
Taqabbalallahu Minna Wa Minkum. Mohon maaf lahir dan batin. 🙏
Vita & Kel
Betapa Menyenangkan
Bagi saya, semua itu merupakan rezeki yang luar biasa. Betapa bahagianya ketika ada saudara-saudara dan teman-teman yang menyapa. Bahkan mendoakan. Satu-persatu saya jawab WA-nya. Selain mengucapkan hal serupa kepada yang muslim, saya juga mendoakan mereka dan keluarganya.
Sedangkan kepada yang non muslim, saya menyampaikan mohon maaf lahir dan batin. Mendoakan bersama keluarganya selalu mendapatkan yang terbaik dari Tuhan. Terakhir mengucapkan terima kasih. Di hari spesial ini, saya merasakan betapa menyenangkan banyak saudara dan teman. Saling menyapa, mendoakan, dan membuat bahagia.
Komunikasinya setara. Sama sekali tidak ada jarak dan sekat-sekat. Semuanya mendapat penghargaan serupa sebagai makhluk Tuhan. Saat saling menyapa, tidak melihat latar belakang seseorang. Hal ini membuat komunikasinya lancar sekali.
Selain menyapa lewat WA, jika ada kesempatan, saya silaturahim ke saudara-saudara dan teman-teman. Telah merencanakan hal itu.
Tuhan Memfasilitasi
Seperti biasanya, setiap ada kesempatan untuk ketemu langsung, saya mengupayakannya. Nilainya beda dibandingkan lewat WA dan telepon. Saat ketemu lebih leluasa berkomunikasi. Bisa merasakan langsung umpan balik dan bahasa tubuh orang yang saya temui.
Kondisinya berbeda sekali dibandingkan komunikasi lewat WA dan telepon. Saya sangat bersyukur bisa melakukan itu. Tuhan memfasilitasi semuanya. Seperti waktu, tenaga, dan biaya. Nyaris tidak ada hambatan melaksanakannya.
Setelah lebaran Idulfitri, masih di bulan Syawal, saya telah mengagendakan perjalanan ke berbagai propinsi. Diantaranya Daerah Istimewa Yogyakarta, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan.
Di tiap-tiap propinsi yang saya datangi, telah ada daftar saudara-saudara dan teman-teman yang akan saya temui. Jumlahnya dinamis, bisa bertambah dan berkurang. Semuanya tergantung situasi dan kondisi serta keluangan waktu saya.
Sebelum melakukannya, saya membayangkan hal-hal yang menyenangkan. Mendeskripsikan pertemuannya. Penuh antusias karena setara. Bayangan tersebut membuat bahagia. Saya jadi ingin mewujudkannya segera. Dengan begitu merasakan hal-hal yang menyenangkan. Alhamdulillah…
Pada kesempatan ini, saya sekeluarga dengan penuh ketulusan mengucapkan
Selamat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriyah kepada para saudara dan teman-teman yang merayakannya. Pada semuanya saya mohon maaf lahir dan batin. Semoga Tuhan selalu memberikan yang terbaik buat kita. Aamiin ya robbal aalamiin… (*)











