
Banyuwangi (pawartajatim.com)- Hasil laut Banyuwangi diminati pasar internasional. Salah satunya, koral hias. Komoditi ini tembus ke pasar Amerika hingga Eropa. Ada juga, sejumlah negara Asia.
Kenapa diminati ? Koral hias Banyuwangi dikenal unik. Bentuk dan warnanya memikat. Sedikitnya 39 jenis koral khas laut Banyuwangi yang disukai pasar asing. Dua diantaranya, Euphyllia dan Acropora. Warian warnanya cukup banyak, juga eksotis.
“Penanaman kita lakukan di laut. Untuk kebutuhan ekspor, biasanya kita panen antara usia 3 bulan hingga 2 tahun, sesuai permintaan pasar,” kata I Ketut Sukandi, pemilik Sri Kandi Aquarium di Kecamatan Kalipuro, Senin (23/2/2026).
Sebelum diekspor, koral hias ditampung di dalam akuarium. Masing-masing mampu menampung 200 buah koral siap ekspor. Setiap akuarium dilengkapi sistem sirkulasi air dan sinar Ultra Violet (UV) yang canggih.
Ekspor ke pasar dunia ini mulai dilakukan sejak tahun 2011. Permintaannya terus bertambah. Terbesar ke China, USA dan sejumlah negara di benua Eropa. Sekali ekspor tembus hingga 1.200 biji koral. Nilainya sekitar Rp96 juta. (udi)










