
Surabaya, (pawartajatim.com) – Sekretariat Bersama/Sekber Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) Jawa Timur/Jatim melakukan audiensi dengan Komisi E DPRD Jatim. Kegiatan ini diadakan di Ruang Rapat Komisi E DPRD Jatim, Jalan Indrapura, Surabaya, Selasa (14/7).
Ketua Komisi E Sri Untari Bisowarno menerima rombongan SRPB Jatim bersama Pejabat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim. Kunjungan ini memperkenalkan program-program SRPB Jatim yang telah bersinergi dengan BPBD Jatim.
Selain itu, juga ada pemaparan rencana Kongres IV SRPB Jatim yang akan digelar pada bulan September 2026 mendatang. Ketua Komisi E Sri Untari mengungkapkan agar jangan sampai sebuah organisasi menjadi ajang rebutan bagi para pengurusnya.
“Oleh karena itu, perlu ada Standar Operasi Prosedur (SOP) dalam berkegiatan. Selain itu, kesiapan tiap organisasi mau apa dan ke mana arah tujuannya,” kata Sri Untari, yang didampingi Anggota Komisi E Rasiyo.
Menurut Sri Untari, relawan bekerja sukarela dan tak digaji. Oleh karena itu, selayaknya mereka mendapatkan perlindungan saat bertugas. “Salah satunya dengan memberikan BPJS kepada relawan,” imbuhnya.
Sedangkan Rasiyo meminta agar BPBD Jatim mempersiapkan dan membantu jalannya Kongres IV SRPB Jatim. “Saya juga berpesan karena ini adalah organisasi relawan, ketuanya jangan oyok-oyokan. Saya kira BPBD Jatim menyambut baik dengan kongres ini. Kami sendiri mendukung dan mengayomi semua,” tukas Rasiyo.
Sedangkan Koordinator SRPB Jatim Rachmad Subekti Kimiawan, mengungkapkan suka duka sebagai relawan. Karena itu, SRPB Jatim akan membawa organisasi mitra bisa bertambah kapasitasnya.
“Kami berterima kasih Komisi E DPRD Jatim menerima kami. Ini kali pertama kami hearing dengan DPRD Jawa Timur semenjak SRPB Jatim berdiri,” tambanya.
Ketua Panitia Kongres IV Dwi Rossantiana atau kerap dipanggil Ocha mengungkapkan rencana kongres yang akan mengundang perwakilan mitra organisasi. Sementara itu, Sekretaris BPBD Jatim, Andhika Nurrahmad Sudigda, mengungkapkan, banyak kegiatan yang berkolaborasi dengan SRPB Jatim.
“Kami juga running untuk penyusunan pergub relawan. Selain itu, banyak yang dilakukan oleh SRPB Jatim. Di antaranya SPAB, Desa Tangguh Bencana (Destana), Pesantren Tangguh Bencana (Pestana),” jelasnya.
Hadir juga dalam acara ini Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan (PK) BPBD Jatim Deni Kiki Melia Tamara dan Ketua Tim Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan (PK) BPBD Jatim Dadang Iqwandy. Sedangkan pengurus SRPB Jatim lainnya adalah Alvian Alif Pujiono, Dini Prastyo Wijayanti, Andreas Eko Muljanto, Rizki Daniarto, Kevin, dan Sutejo. (rizki)










