
Malang, (pawartajatim.com) – Suasana dingin dengan suhu dibawah 20 derajat, petugas lapangan Dinas Pekerjaan Bina Marga Kabupaten Malang bergerak cepat memperbaiki gorong-gorong di Jalan Karangduren Pakisaji, lintas jalan alternatif K1 Kabupaten Malang, Rab (1/7) sekitar pukul 21.00 Wib hingga dini hari Kamis (2/7/2026).
Upaya ini dilakukan guna memulihkan kembali akses transportasi alternatif pengurai kemacetan Gadang dan Kebonagung arah ke Kota Malang. Jalan K1 alternatif pengurai kemacetan di Kebonagung dan Gadang sangat diperlukan.
Gorong-gorong lama yang melintasi jalan K1 sempat beberapa waktu lalu berlubang dan kemarin diperbaiki dengan cepat dan dapat digunakan kembali dalam waktu kurang lebih 12 jam. Pemasangan box Culvert memang perlu agar jalan tidak ditutup dan dapat dilalui lagi.
Menurut penuturan Sandi, salah seorang petugas teknis di lokasi, pengerjaan konstruksi ini ditangani secara khusus atas instruksi langsung dari Kepala Dinas Khoirul Isnani (Oong). ‘’Langkah tersebut diambil guna mencegah kerusakan badan jalan yang meluas sekaligus menjamin keamanan arus transportasi yang melintas baik logistik lintas kabupaten agar tidak mengalami gangguan,” kata Sandi di Malang Kamis (2/7).
Pantauan di lapangan sebelumnya, terlihat saluran gorong-gorong pembuangan di lintas jalan tersebut sempat jebol/ berlubang sehingga membahayakan pengguna jalan raya. Tingginya arus lalu lintas yang lewat dengan dua arah membuat jembatan kecil dan lama tidak dapat memuat beban berat.
Sehingga membahayakan para pengendara roda dua maupun roda empat, saat melintas berakibat terjadi kecelakaan lalulintas. Saat ini Dinas PU Bina Marga, menerjunkan satu unit alat berat ekskavator untuk membongkar dan memasang kembali dengan cepat box culvert di jembatan kecil itu.
Meski terkendala cuaca dingin suhu dibawah 20 derajat, pemasangan gorong-gorong baru tetap dipacu hingga selesai guna menormalisasi fungsi saluran pembuangan air secara optimal, dan pengguna jalan K1 alternatif tidak terganggu.
Untuk diketahui jalur lintas utama sebelah barat kurang lebih berjarak 500 meter dari lokasi menuju Blitar dan Kepanjen juga yang lain. Sebelah timur juga sama berjarak 1 KM jalur utama le Surabaya dan Lumajang juga yang lain.
Jika di perbaiki dengan cepat sehingga tidak sampa menutup jalan di jam sibuk. Jalan K1 alternatif pengurai kemacetan dapat dilalui kendaraan karena dalam peningkatan gorong-gorong dengan box Culvert membutuhkan waktu cepat. (sam)










