Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Jawa Timur/Jatim, Saiful Islam (no 2 dari kanan). (foto/ist)

Surabaya, (pawartajatim.com) – Perkembangan Program Makan Bergizi Gratis/MBG Jatim s/d 10 November 2025 tertinggi ketiga Nasional dengan realisasi sebanyak 5.265.514 penerima manfaat terdiri dari anak sekolah dan Santri sebanyak 5.035.606 jiwa, Balita 153.615 jiwa, dan Ibu Hamil dan Ibu Menyusui 76.293 jiwa.

Penegasan itu dikemukakan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Jawa Timur/Jatim, Saiful Islam, ketika berbicara pada acara Temu Media 2025 yang digelar Lembaga Penjamin Simpanan/LPS II, Bank Indonesia/BI Perwakilan Jatim, OJK Jatim, Kementerian Keuangan Jatim di Restauran Mahameru Surabaya Selasa (18/11).

Menurut dia, jumlah Supplier yang terlibat mencapai 2.942 supplier terdiri dari 1.395 UMKM, 298 Koperasi, 111 BUMDes/BUMDesma, dan 1.138 supplier lainnya dengan jumlah SPPG sebanyak 1.925 dan jumlah petugas 70.340 orang.

Sedangkan, realisasi anggaran kesehatan s/d September 2025 sebesar Rp 612,78 miliar atau 58,98 persen dari pagu Rp 1,04 triliun. Pemanfaatannya antara lain untuk program pelayanan kesehatan dan JKN Rp 66,35 miliar (54,70 persen) dan pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana senilai Rp 31,12 miliar (23,14 persen).

Belanja pendidikan terealisasi Rp 8,24 triliun atau 64,27 persen dari pagu Rp 12,82 triliun. Pemanfaatannya antara lain untuk program kualitas pengajaran dan pembelajaran Rp 1,38 triliun (65,07 persen) dan program pendidikan tinggi senilai Rp 1,33 triliun (43,67 persen).

Belanja infrastruktur terealisasi Rp 589,99 miliar atau 34,73 persen dari pagu Rp 1,69 triliun. Peruntukannya antara lain untuk pembangunan infrastruktur konektivitas Rp 250,87 miliar, ketahanan sumberdaya air Rp 289,64 miliar, konsumsi pangan berkualitas Rp 4,77 miliar, dan perumahan, kawasan permukiman Rp 1,89 miliar. (bw)