
Surabaya, (pawartajatim.com) – Sebanyak 265 peserta ikuti Turnament Junior and Senior Chess Cup 1 yang digelar di Tab Hotel kawasan Darmo Permai Sukomanunggal Surabaya. Selain Surabaya, Kejuaraan olah raga catur ini juga diikuti peserta dari sejumlah daerah di Jawa Timur/Jatim.
Seperti Kediri, Malang, Mojokerto, Tulungagung, Madura, Semarang, Bali, Lombok serta Nusa Tenggara Barat (NTB). Para peserta berasal dari beragam latar belakang yang terbagi dalam kategori junior sebanyak 135 orang dan senior atau umum 130 orang.
Turnamen Catur berlangsung dua hari. Untuk kategori yunior kejuaraan ini adalah wadah bagi para pelajar untuk menyalurkan bakat sekaligus mencari bibit unggul olahraga catur sejak usia dini.
Ketua Penyelnggara, Timothy Jordan Tanimena, mengatakan, untuk pertandingan hari pertama khusus diperuntukkan bagi peserta yunior mulai kelas 1 hingga kelas 6 SD serta pelajar SMP.
Pada hari kedua, kompetisi dibuka untuk kategori open yang dapat diikuti berbagai kelompok usia. Turnamen ini tujuannya untuk mencari bibit unggul dalam olah raga Catur di Indonesia, khususnya Surabaya dan Jatim, banyak pecatur usia dini.
‘’Sehingga kami memberikan wadah dan kesempatan kepada para pelajar terutama di Surabaya untuk menyalurkan bakat mereka dalam olah raga catur,” kata Jordan, Sabtu (3/10/2026). Jordan menambahkan, turnamen ini untuk mencari atlet muda berbakat.
Bukan hanya berorentasi pada kemenangan, tetapi juga sarana bagi para atlet muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding dan membangun sportivitas. Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Surabaya, Randika Asiani, sangat mengapresiasi dengan digelarnya turnamen catur ini.
Menurut dia, hurnamen semacam ini menjadi bagian penting dalam proses pembinaan dan regenerasi atlet catur di Surabaya dan Jatim. “Turnamen ini menarik dan bagus untuk Percasi Surabaya.
Dari sini akan muncul bibit-bibit catur untuk mempersiapkan agenda Popda (Pekan Olahraga Pelajar Daerah),” ujar Randika. Ia berharap turnamen catur untuk kelompok usia pelajar dapat digelar secara rutin.
Dengan kompetisi yang berkelanjutan, proses pencarian dan pembinaan atlet muda di Surabaya diharapkan semakin terarah dan lebih Profesional. “Harapannya kegiatan turnamen seperti ini bisa rutin dilaksanakan sehingga mendapatkan atlet-atlet muda berbakat, tenyunya bisa membawa nama harum bagi daerah maupun bangsa dan negara,’’ pungkasnya. (har)










