
Banyuwangi,(pawartajatim.com)- Warga Banyuwangi tak perlu khawatir dengan pasokan elpiji subsidi saat Lebaran. Mengantisipasi kelangkaan, Pertamina menambah pasokan gas melon ini hingga 250 persen ke Banyuwangi. Pengiriman kea gen dilakukan setiap hari.
Selain pasokan ditambah, harga eceran tertinggi (HET) juga dipantau. Maksimal HET dipatok Rp18.000 per tabung. “ Untuk hari biasa kuota Banyuwangi sebesar 63.500 tabung. Mulai hari Minggu besok kuota akan kami tambah, 250 persen, dan pengiriman dilakukan tiap hari,”
Sales Branch Manager Malang VI Gas Pertamina Patra Niaga, M. Salman al Farisi, Kamis (12/3/2026).
Penambahan pasokan ini seiring meningkatnya konsumsi masyarakat menjelang Lebaran. Tren peningkatan penggunaan elpiji ini sudah mulai terasa beberapa hari terakhir.
“Sudah mulai ada peningkatan konsumsi untuk elpiji subsidi maupun non subsidi, trennya mulai naik. Untuk itu kami tambah kuota,” jelasnya.
Tak hanya Pertamina, Pemkab Banyuwangi turun tangan memastikan penyaluran elpiji bisa sampai ke masyarakat. Sehingga, kemungkinan terjadinya kelangkaan bisa diantisipasi sejak dini. “Tim ini turun untuk memastikan tidak ada kelangkaan elpiji, khususnya yang subsidi, menjelang Idul Fitri,” kata Wakil Bupati (Wabup) Banyuwangi, Mujiono disela meninjau agen elpiji di Kecamatan Rogojampi, Kamis pagi.
Hasil pemantauan di sejumlah agen, Wabup menegaskan stok elpiji masih aman. Pihaknya mengimbau masyarakat tak perlu panik. “Dari Pertamina dan agen menyampaikan stok aman. Sudah dialokasikan sesuai kebutuhan, bahkan Pertamina siap menambah kuota untuk Banyuwangi 250 persen,” tegasnya. (udi)










