Bertemu PWI, Kapolresta Banyuwangi Ajak Gaungkan Jurnalisme untuk Perubahan

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Dr. . Rofiq Ripto Himawan bersama jajaran pengurus PWI Kabupaten Banyuwangi, Rabu (21/1/2026). (Foto/ist)
Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Dr. . Rofiq Ripto Himawan bersama jajaran pengurus PWI Kabupaten Banyuwangi, Rabu (21/1/2026). (Foto/ist)

Banyuwangi,(pawartajatim.com)- Jajaran Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Banyuwangi bersilaturahmi dengan Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Dr. Rofiq Ripto Himawan, Rabu (21/1/2026). Kegiatan ini serangkaian persiapan Hari Pers Nasional (HPN), 9 Februari mendatang.

Jajaran pengurus PWI dikomandoi langsung ketuanya, Budi Wiriyanto. Pertemuan di ruang kerja Kapolresta ini bertujuan menguatkan komunikasi dan sinergi antara para jurnalis anggota PWI dengan Polresta Banyuwangi. “ Kebetulan Pak Kapolresta masih baru. Ini momen yang tepat jelang HPN untuk silaturahmi dan menjalin sinergi sesuai tugas masing-masing,” kata Budi usai pertemuan.

Menurutnya, sinergi antara Polresta Banyuwangi dengan jajaran PWI sudah terjalin dengan baik. Harapannya, kepimpinan Kapolresta yang baru ini juga melanjutkan hal baik sebelumnya. Dan, ada program terbaru untuk menyempurnakan program-program sebelumnya. Khususnya, sinergi bersama PWI. “ Kami sempat menyampaikan ke Kapolresta bagaimana tantangan pers ke depan. Salah satunya, masifnya media sosial yang memberikan informasi kurang berimbang dan profesional,” jelas wartawan pawartajatim.com ini.

Kapolresta Banyuwangi mengajak para personel PWI mulai mengedepankan jurnalisme inovatif. Jurnalisme ini sejalan dengan perkembangan digitalisasi. “ Harapan kami, wartawan dari PWI tidak sekadar membuat berita yang kredibel. Namun, bisa menjadikannya agen perubahan bagi daerah,” jelas perwira asal Magelang, Jawa Tengah itu.

Harapan Kapolresta ini bukan tanpa alasan. Menurutnya, produk jurnalisme menjadi rujukan informasi bagi masyarakat luas. Apalagi, di era digitalisasi. Karena itu, pihaknya mengajak PWI menggaungkan informasi yang bisa mempertahankan peradaban yang baik. Harapannya, dengan berita yang benar akan membuat perubahan yang baik di masyarakat. Muaranya, daerah akan semakin maju.

“ Era digital, salah satu sumber kebenaran masyarakat berasal dari unggahan medsos. Kami berharap PWI bisa memberikan informasi sesuai kode etik jurnalistik. Jadi, masyarakat akan selalu mendapatkan rujukan yang benar,” tegasnya. (udi)