Antisipasi banjir, Tagana Surabaya pantau Kali Mas. (foto/nanang)

Surabaya, (pawartajatim.com) – Musim penghujan, perlu meningkatkan kewaspadaan lingkungan. Hujan yang terus menerus mengguyur Kota Surabaya beberapa hari ini menimbulkan kecemasan bagi warganya, pasalnya hujan tidak hanya menimbulkan petir dan angin yang bisa menumbangkan pohon di sepanjang jalan, tetapi juga dapat meningkatkan debit air sungai, dan dapat menimbulkan genangan serta banjir.

Karena itu Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Surabaya bersama BPBD, Satpol PP, Projopati, Kecamatan Karangpilang, dan Kelurahan yang berada di sepanjang Kali Mas – Karangpilang bersama-sama melakukan patroli pengawasan disana

Pada Rabu (11/12) sekitar pukul 21.30 WIB, tiga orang anggota Tagana Kota Surabaya. Yaitu Iwan, Daud, dan Dinda bertugas melakukan pemantauan di lokasi dan melaporkan hasilnya ke Posko.

Laporan ke posko juga ditembuskan kepada Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur (Jatim), Pusdalops Tagana Jatim, Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya, Serta Pembina Tagana Kota Surabaya.

“Alhamdulillah, berdasarkan pantauan, debit air sungai Kali Mas disini mulai surut,” kata anggota Tagana, Iwan, kepada pawartajatim.com. Selanjutnya Tagana bersama aparat terkait lainnya berkoordinasi secara terus menerus menyampaikan hasil pantauan kepada Call Center 112.

Warga masyarakat di sepanjang aliran Sungai Kal Mas diharapkan selalu meningkatkan kewaspadaan dengan ikut melakukan pemantauan di lapangan, serta siap sedia untuk mengambil tindakan yang perlu dilakukan apabila terjadi banjir karena terjadi luapan air sungai.

Sebagai  relawan terlatih di bidang kebencanaan, dibawah koordinasi dan pembinaan Dinas Sosial Kota Surabaya, Tagana yang memiliki kemampuan Search And Rescue (SAR), evakuasi, logistik, serta dapur umum, siap diterjunkan di penugasan bencana kebakaran, banjir, puting beliung, dan gunung meletus.

Baik pra bencana, pada saat bencana, dan  pasca bencana. (nanang)