Edukasi Masyarakat, Mahasiswa KKN Uwika Surabaya Gelar Baksos Gerakan No Plastic Bag

Dalam rangka memperingati Lustrum ke-8 (Dies Natalis), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Widya Kartika (UWIKA) menggelar aksi bakti social/baksos peduli lingkungan. (foto/ist)

Surabaya, (pawartajatim.com) – Dalam rangka memperingati Lustrum ke-8 (Dies Natalis), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Widya Kartika (UWIKA) menggelar aksi bakti social/baksos peduli lingkungan. Kegiatan yang mengusung tema Gerakan No Plastic Bag ini difokuskan di sejumlah area publik dan pemukiman warga di Surabaya.

Aksi ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat, menekan volume limbah plastik, serta mendorong gaya hidup ramah lingkungan secara berkelanjutan. Kegiatan berlangsung di Taman Bungkul / Area Car Free Day ini melibatkan 60 mahasiswa KKN bersama warga dan pengunjung Area Car Free Day, para mahasiswa KKN terjun langsung ke lapangan untuk melaksanakan dua program utama.

Pertama, Kampanye Diet Plastik yang menyasar pengguna ruang publik guna mengurangi penggunaan material sekali pakai. Kedua, Aksi Bersih Lingkungan berupa pembersihan fasilitas umum sekaligus pembagian tas kain ramah lingkungan (reusable bag) secara gratis kepada warga.

Gerakan ini menjadi wujud nyata pengabdian masyarakat dari civitas akademika UWIKA. Melalui pendekatan persuasif, mahasiswa mengajak warga beralih dari kantong plastik sekali pakai ke wadah guna ulang demi menekan timbunan sampah yang mencemari lingkungan kota.

Dalam rangka memperingati Lustrum ke-8 (Dies Natalis), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Widya Kartika (UWIKA) menggelar aksi bakti social/baksos peduli lingkungan. (foto/ist)

Sensi dari kegiatan ini adalah peduli lingkungan dan dukungan pada keberlanjutan. Kegiatan baksos ini bukan sekadar membersihkan, tapi mengubah kebiasaan. ‘’Kami ingin menanamkan pola piker nol sampah (zero waste) sejak dini kepada warga agar tercipta lingkungan yang bersih dan berkelanjutan,” kata Ketua Panitia Lustrum ke-8 Uwika, Dr Melvie Paramitha, S.E., M.Si., di Surabaya Minggu (21/6).

Aksi nyata ini sekaligus menjadi momentum refleksi bagi almamater UWIKA dalam perjalanan panjangnya mencetak generasi muda. Mahasiswa diharapkan tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kepedulian yang tinggi terhadap kelestarian alam serta lingkungan sekitar. (bw)