Dahlan Iskan dan Advokad se-Surabaya Dukung Hariyanto, Calon Ketua Umum DPN PERADI

Dahlan Iskan (pegang mike) saat foto bersama advokad senior se- Surabaya. (foto/har)

Surabaya, (pawartajatim.com) – Ketua DPC PERADI Surabaya periode 2022–2027, Hariyanto, S.H., M.Hum., mendapat dukungan dari tokoh nasional Dahlan Iskan dan para advokat senior Surabaya untuk pencalonan sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PERADI dalam Musyawarah Nasional (MUNAS) IV yang digelar tahun ini.

Pencalonannya telah diajukan secara resmi pada Februari 2026. Dukungan tersebut disampaikan dalam acara deklarasi pencalonan yang dihadiri para jurnalis se-Surabaya di Gedung Mahameru Jemursari, Senin (16/3).

Dahlan Iskan menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya kepemimpinan yang mampu menyatukan organisasi advokat. “Pak Hariyanto harus berjuang agar PERADI tetap solid dan bersatu sebagai satu wadah organisasi advokat yang kuat, tidak terpecah-pecah,” kata Dahlan, kepada  media dalam acara buka bersama DPC PERADI Surabaya.

Hariyanto dicalonkan didasarkan atas Keputusan Rapat Anggota Cabang Tahun 2026 DPC PERADI Surabaya Nomor: 01/RAC.DPC-PERADI-SBY/II/2026 tertanggal 7 Februari 2026. Keputusan ini merupakan wujud aspirasi mayoritas anggota yang menilai Hariyanto memiliki kapasitas, integritasnya dan dinilai layak untuk memimpin organisasi advokat terbesar di Indonesia.

Wakil Ketua DPC PERADI Surabaya, Johanes Dipa Widjaja, menegaskan, jajaran pengurus bersama para advokat senior Surabaya mendukung penuh pencalonan Hariyanto, untuk maju sebagai Ketua Umum DPN PERADI.

“Kami para pengurus dpc peradi surabaya bersama para advokat senior di Surabaya mendukung penuh Bapak Hariyanto untuk maju sebagai Ketua Umum PERADI pada periode mendatang. Kami mempunyai tekad dan keyakinan karena beliau terbukti membawa organisasi berjalan dengan baik, solid, dan penuh dedikasi bagi kemajuan profesi advokat,” tegas Johanes Dipa Widjaja.

Dipa menambahkan dukungan tersebut bukan hanya datang dari pengurus DPC PERADI Surabaya, tetapi juga mendapat dorongan moral dari berbagai tokoh. Salah satunya tokoh nasional Dahlan Iskan.

“Pencalonan ini bukan sekedar keputusan formal organisasi, melainkan mandat moral dari anggota serta dukungan dari berbagai tokoh yang menginginkan PERADI ke depan semakin bersatu, kuat, dan tetap menjaga marwah profesi advokat sebagai officium nobile,” pungkas Yohanes Dipa. (har)