
Banyuwangi (pawartajatim.com)- Kantor pusat PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Jakarta kedatangan tamu istimewa. Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda mengunjungi lembaga keuangan mikro ini, Selasa (27/1/2026). Kedatangannya ini sebagai upaya memperkuat peran perempuan dalam ekonomi daerah, khususnya wilayah Provinsi Maluku Utara.
Dalam kunjungannya Gubernur Sherly membahas penguatan program pemberdayaan perempuan melalui Program PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera). Program ini menyasar kaum perempuan prasejahtera pengusaha ultra mikro.
Gubernur Sherly juga berkesempatan berinteraksi langsung dengan sejumlah nasabah PNM Mekaar yang telah mendapatkan pendampingan usaha. Mereka menjalankan beragam usaha, mulai dari kuliner, batik, hingga produksi makanan ringan.
Disela dialog Sherly menyoroti pentingnya kedisiplinan dan kebersamaan sebagai kunci keberhasilan perempuan dalam membangun usaha. Pihaknya juga menggali pengalaman para nasabah sebagai inspirasi bagi perempuan di Maluku Utara yang tengah merintis usaha.
Dewi Susanti, nasabah PNM Mekaar Cabang Depok, membagikan pengalamannya selama enam tahun bergabung dalam program PNM Mekaar. “Kuncinya disiplin. Kami sangat terbantu dengan adanya program PNM Mekaar, karena bisa membuka usaha untuk membantu ekonomi keluarga. Kebetulan saya juga ketua kelompok dan di kelompok inilah kami saling menguatkan serta berbagi pengalaman usaha,” urainya dalam rilis yang diterima pawartajatim.com.
Pengalaman serupa dibagikan Wiwin Winarti, nasabah PNM Mekaar Cabang Depok. Ia tak menyangka mendapat kesempatan berdialog langsung dengan Gubernur Sherly.
“Benar-benar tidak menyangka bisa bertemu langsung dengan Ibu Gubernur. Melalui pendampingan PNM, kami juga diajari cara mengelola sampah di rumah. Sekarang jadi tahu mana sampah yang bisa dipilah dan dimanfaatkan, bahkan bisa bernilai. Lumayan sekali, bisa membantu ekonomi keluarga,” tuturnya.
Saat ini, PNM terus berkomitmen memperluas akses pemberdayaan perempuan hingga ke wilayah timur Indonesia. “Kami terus berkomitmen memperkuat pemberdayaan perempuan di desa-desa. Di Maluku Utara, saat ini PNM tengah mengembangkan beberapa unit layanan untuk menjangkau dan melayani ibu-ibu agar dapat tumbuh dan berdaya secara ekonomi,” kata Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary.
Pihaknya berharap kolaborasi antara Pemprov Maluku Utara dan PNM dapat memperluas dampak program pemberdayaan perempuan. Selanjutnya, mendorong tumbuhnya usaha ultra mikro yang berkelanjutan sebagai penggerak ekonomi keluarga dan daerah. (udi)










