Jelang Pergantian Tahun, Arus Kendaraan dari Bali ke Jawa Meningkat

Arus kendaraan dari Pelabuhan Gilimanuk, Bali menuju Jawa meningkat menjelang pergantian tahun. (Foto/ASDP Ketapang – Gilimanuk)
Arus kendaraan dari Pelabuhan Gilimanuk, Bali menuju Jawa meningkat menjelang pergantian tahun. (Foto/ASDP Ketapang – Gilimanuk)

Banyuwangi, (pawartajatim.com)- Menjelang pergantian tahun, arus kendaraan dari Bali menuju Jawa meningkat. Didominasi kendaraan pribadi dan truk barang. Kondisi ini dampak dari libur sekolah dan tahun baru. Lalu, kebijakan Work From Anywhere (WFA).

Data dari posko angkutan Nataru Pelabuhan Gilimanuk, hingga Selasa (30/12/2025), jumlah penumpang yang menyeberang dari Bali ke Jawa mencapai 27.826 orang. Meningkat 6,4 persen dari tahun lalu. Sedangkan kendaraan mencapai 8.350 unit, naik 18,3 persen. Lalu, kendaraan roda dua mencapai 3.798 unit, naik 24,6 persen. Kenaikan tajam terjadi pada truk logistik mencapai 1.821 unit, melonjak 34,6 persen.

Sebanyak 55 kapal disiagakan ASDP mengantisipasi berlanjutnya lonjakan penumpang dari Bali ke Jawa dan sebaliknya. ASDP juga menyiapkan 17 dermaga. “ Kami siapkan 350 petugas di Pelabuhan Ketapang dan 250 petugas di Gilimanuk. Lalu, penerapan delaying system dan buffer zone di sejumlah titik,” kata Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Windy Andale, Rabu (31/12/2025).

Terkait fasilitas pelabuhan, dermaga ponton di Pelabuhan Ketapang saat ini tidak dioperasikan secara aktif. Namun berstatus siaga sebagai dermaga perbantuan. Fasilitas tersebut disiapkan untuk mendukung proses bongkar muat dari Gilimanuk ke Ketapang jika dibutuhkan. “Dermaga ponton kami siagakan sebagai opsi pendukung. Pengoperasiannya bersifat situasional dan akan digunakan bila kondisi lapangan membutuhkan percepatan layanan,” jelasnya.

Pihaknya juga terus koordinasi dengan BMKG, KSOP, dan BPTD untuk memastikan operasional penyeberangan tetap aman di tengah potensi perubahan cuaca. (udi)