Rektor Universitas Widya Kartika Dr F Priyo Suprobo, S.T., M.T (no 3 dari kiri) sedang memberi taliasih kepada salah satu mahasiswi penerima beasiswa Stefhanny Rampangile (kiri). (foto/bw)

Surabaya, (pawartajatim.com) – Empat mahasiswa Universitas Widya Kartika/Uwika mendapat beasiswa dari negara Tiongkok melalui program Chinese Government Scholarship for Chinese Teachers. Mereka akan melanjutkan studi di dua universitas terkemuka di Tiongkok. Yaitu, Central China Normal University di Wuhan dan Chongqing Normal University di Chongqing.

Keempat mahasiswa tersebut adalah Stefhanny Rampangile, Nadia Marvella, Felicia Zefanya Valentina, dan Angeli Veronika. ‘’Mereka terpilih setelah melalui proses seleksi ketat dan bersaing dengan mahasiswa di seluruh dunia yang meliputi penilaian akademik, kemampuan bahasa Mandarin, serta potensi kontribusi mereka dalam memajukan pendidikan dan hubungan bilateral Indonesia-Tiongkok,’’ kata Dekan Fakultas Sastra dan Pendidikan Bahasa Ong Peter, di Surabaya Jum’at (7/2).

Program beasiswa ini, kata dia, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengajar bahasa Mandarin di Indonesia serta memperkuat hubungan budaya dan pendidikan antara kedua negara. Selama studi, mahasiswa akan mengikuti program intensif yang mencakup pembelajaran bahasa, budaya, dan metodologi pengajaran.

Sementara itu, Rektor Universitas Widya Kartika Dr F Priyo Suprobo, S.T., M.T, menyampaikan, pentingnya tindak lanjut dari kerja sama yang sudah terjalin baik secara khusus dengan CCNU dan Chongqing Normal University maupun secara umum dengan Pemerintah Tiongkok.

Foto bersama Rektor Universitas Widya Kartika Dr F Priyo Suprobo, S.T., M.T (no 4 dari kiri) bersama empat mahasiswa penerima beasiswa dan dosen. (foto/bw)

Menurut dia, simbol-simbol kerja sama tidak cukup. Karena Uwika sudah bekerja sama selama hampir satu decade. Terbukti sudah terimplementasi menjadi berbagai kegiatan. Lomba-lomba minat dan bakat seperti Chinese Bridge yang melibatkan para native dari CCNU juga masih terus kita lakukan.

‘’Beasiswa ini adalah pencapaian yang kesekian kalinya dari bahkan sejak para dosennya yang juga menerima sejak 2009 lalu,’’ kata Priyo Suprobo. Semua ini dari pencapaian kerja sama tim kedua belah pihak demi berlangsungnya pendidikan atas tradisi dan Bahasa Mandarin yang juga sudah berasimilasi pula di negeri kita, Indonesia.

Dekan Fakultas Sastra dan Pendidikan Bahasa Ong Peter, memberi apresiasi atas prestasi yang diraih oleh keempat mahasiswa yang telah meraih full scholarship dari Pemerintah Tiongkok. “Ini adalah bukti bahwa generasi muda Indonesia khususnya mahasiswa Universitas Widya Kartika memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat global,’’ ujarnya.

‘’Kami berharap mereka dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya dan kembali untuk berkontribusi bagi negeri ini juga adik tingkat dari mereka dan para calon mahasiswa yang baru dapat ikut merasakan dan menikmati beasiswa yang sama saat masuk di Uwika,’’ kata Ong Peter, yang juga Angkatan pertama meraih beasiswa ke Tiongkok pada 2009 lalu. (bw)