Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Kebakaran melanda kompleks peternakan ayam di Dusun Sumberwangi, Desa Wonosobo, Kecamatan Srono, Banyuwangi, Kamis (18/4/2024) dini hari. Sedikitnya lebih dari 10.000 ekor ayam mati terpanggang.
Hewan piaraan ini baru lima hari ditempatkan di kendang. Penyebab kebakaran masih diselidiki. Kandang yang terbakar milik Linda Ayu Febriana (29), warga Desa Bagorejo, Kecamatan Srono.
Api diketahui berkorbar sekitar pukul 00.40 WIB. Sebelum kejadian, sejumlah karyawan sempat mengontrol kondisi kadang. Namun, tak ada yang mencurigakan. Entah bagaimana, api mendadak berkobar. Dalam sekejab terus membesar, menyambar seluruh kendang, berikut isinya.
Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi 30 menit kemudian. Api sudah mengamuk tak terkendali. Dua regu pemadam dikerahkan. Setelah berjibaku hampir 4 jam, petugas berhasil menjinakkan api. Namun, seluruh isi kendang sudah hangus.
Maklum, kendang terbuat dari kayu dan bambu yang mudah terbakar. “Api dinyatakan padam total sekitar pukul 04.45 WIB,” kata Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi Salam Bikwanto.
Dugaan sementara, api berasal dari kebocoran gas. Lalu memicu api dan menyambar seluruh kendang. Tak ada korban jiwa manusia dalam kejadian. Namun, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta. Apalagi, jumlah ternak ayam yang mati terbilang banyak. (udi)











